Wah, Perempuan India Ini Nikahi 15 Pria Demi Harta!

http://i986.photobucket.com/albums/ae344/musikenak/caramemperbesarpenis.gif


[imagetag]

- Wah, Perempuan India Ini Nikahi 15 Pria Demi Harta! | Wanita bernama Shahanaz asal Negara Bagian Kerala, India, ini boleh dibilang penipu ulung yang pandai memikat pria. Dia menikahi lebih dari 15 lelaki, lantas meninggalkan mereka semua setelah menguras semua harta benda.



Surat kabar the Daily Mail

melaporkan, Senin (27/8), usia Shahanaz belum terlalu tua, baru 33 tahun. Polisi menyatakan sudah ada tujuh laporan penipuan dari beberapa pria yang menjadi korbannya. "Jumlah korban bisa bertambah, namun banyak yang malu melapor pada polisi," ujar salah satu petugas tidak disebut namanya.



Dia secara resmi menikah 15 kali, meski beberapa sumber mengatakan perempuan penipu itu sukses menggaet lebih dari 50 lelaki.



Shahanaz dalam catatan pemerintah menikah pertama kali 11 tahun lalu. Saat itu dia memiliki seorang anak dan menetap di Kota Chennai, Negara Bagian Madras, sebelah timur India. Perkawinan ini bertahan hanya dalam waktu dua tahun dan wanita ini kabur dari rumah.



Sejak peristiwa kabur yang pertama, dua pria mengaku suami sah Shahanaz melapor ke polisi kalau harta mereka dibawa lari perempuan itu. Dia pun bergentayangan menggoda pria lemah iman di seantero Madras.



Modus perempuan ini bisa menggaet pria sederhana. Dia akan mengaku janda miskin yang kesepian. Tipu daya ini didukung dengan wajah polos serta kepandaian merayu. Ketika sang lelaki terpikat, Shahanaz meminta perhiasan atau uang dari calon suaminya untuk biaya pernikahan.



Dalam adat istiadat India, pesta perkawinan memang diselenggarakan pihak perempuan. Setelah mendapatkan barang berharga ini, dia akan pura-pura mengurus acara dan langsung menghilang.



Korban penipu ulung ini beragam, mulai dari pedagang pasar, montir, sampai pemain sepak bola profesional. Polisi percaya dia kini sudah melebarkan sayap ke negara bagian lain.

#bcfda5


VIDEO PEMERKOSAAN DI HOTEL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar